Beberapa waktu lalu g antri di tol Cibubur, dari arah tempat pacar.. sepanjang perjalaanan alternatif Cibubur udah banyak polisi atur lalu lintas, keliatannya RI 1 mau lewat, sampe pintu masuk tol kita semua di pinggirin.. bener aje RI 1 lewat.. dikawal banyak pasukan, semua jalur tol di berhentiin..
G keinget ama Bush kunjungan ke Indo, gaungan udah terdengar berbulan2 sebelumnya, jalur2 dia lewat di scan dan di jaga bener, kapal induk dateng, ratusan orang mempersiapkan jalan buat dia, jalur Bogor di by pass, Indonesia keluar milyaran termasuk kerugian orang2x yang sekitar Bogor.. hajatan beberapa jam tapi persiapannya berbulan2x (kayak hajatan kawin yah.. pusingnya berbulan2x, acaranya cuma 2-4 jam, lagi proses soalnya hehehe)
1 hal yang menarik saya.. kebayang gak sich, SBY n Bush manusia biasa mo lewat atau mampir aja bener2x di siapkan, dikawal, diatur dan gaungnya telah jauh2x sebelumnya, malah kadang harus diundang dengan susah payah seorang presiden dapat berkunjung..
Apalagi Tuhan Semesta Alam kalo dateng… bagaimana kemuliaan Dia? gaung Tuhan akan datang telah diberitakan ribuan tahun lalu, dan semakin dekat, ini sedikit tentang bagaimana kemuliaan Tuhan yang akan datang diambil dari kitab Wahyu
"Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya. Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka. Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah. Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang. Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang. Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang." Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya, maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan." (Wahyu 4: 3-11) "
Perasaan takjub, takut, sukacita, syukur bercampur baur dalam hati gue.. ada ketakutan tentang dosa2x yang membuat g tak layak, BENER2X TIDAK LAYAK untuk beroleh kasih karunia untuk bersama Dia, g bersyukur juga karena boleh kenal Tuhan semesta alam, ntah kenapa g jadi rindu mau ketemu Tuhan.. g bersyukur banget walau cuma tau Dia.. it is the greatest gift that I have..
Salut buat orang2x kudus yang setia mengikut Dia, mempersiapkan jalan buat Dia, menyerahkan nyawa buat Dia..
Kemuliaan yang sekarang yang banyak g kejar mungkn pencapaian tertinggi seperti kemuliaan & kehormatan seperti SBY atau Bush tetapi tidak akan lama, tidak ada yang abadi, pada akhirnya g akan mati dan tidak membawa itu semua.. g keinget akan perkataan Paulus bahwa kemuliaan yang dia miliki sekarang adalah sampah dan tidak sekali lagi tidak sebanding dengan kemuliaan yang akan dia terima dari surga… wow… penderitaan, tangis, siksa yang murid2x Yesus alami sekarang tidak akan sebanding dengan kemuliaan yang Tuhan akan berikan..